itnmalangnews.id – Audit internal merupakan salah satu cara bagi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang untuk memastikan kualitas pengelolaan lembaga dan unit kerjanya. Dalam audit yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) itu mengarah pada pengecekan kelengkapan dokumen pada setiap lembaga. Demikian penjelasan Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT, Rektor ITN Malang, saat ditemui di ruang kerjanya terkait audit internal, Sabtu (8/7).
Menurut pria yang akrab disapa Lalu tersebut setiap lembaga dan unit pelaksana teknis memiliki SOP masing-masing. Karena itu audit ini dalam rangka mengecek kembali apakah kinerja dari lembaga dan unit kerja itu sudah berjalan dengan baik. “Audit internal ini bukan untuk mengadili, tetapi untuk memetakan kendala yang ada. Dari audit ini nanti kita dapat petakan persoalannya. Sehingga pada saat akreditasi ISO dan BAN PT kita menjadi mudah,” lanjut pria asal Lombok tersebut. Memang pada pertengahan bulan Juli ini kampus biru akan menyelenggarakan sertifikasi ISO.
Lalu juga menambahkan bahwa audit internal ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun oleh ITN Malang. Bahkan untuk memastikan audit yang dilakukan LPM itu kredibel ITN Malang sempat mengikutkan beberapa dosennya dalam pelatihan dan workshop sebagai auditor. “Orang-orang yang dipilih sebagai auditor adalah yang mumpuni, karena mereka sudah kami ikutkan pelatihan di luar. Jadi mereka sudah tahu standar-standar apa saja yang harus digunakan saat mengaudit,” kata alumni Universitas Teknologi Malaysia (UTM) itu.
Perlu diketahui dalam kegiatan ini, ITN Malang menurunkan sebanyak 31 auditor kredibel. Dalam audit secara total ini dipetaka ke dalam lima kelompok utama, di antaranya: institut, fakultas dan pascara sarjana. Kemudian Biro, Lembaga-Lembaga, Unit Pelaksana Teknis (UPT), dan program studi dan laboratorium.(her)
