ITN Malang sukses menggelar The 1st International Conference on Data Science and Geoinformatics (ICDSG) 2025. (Foto: Istimewa)
itnmalangnews.id – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) mencatatkan prestasi penting sebagai penyelenggara utama The 1st International Conference on Data Science and Geoinformatics (ICDSG) 2025. Konferensi ilmiah bereputasi internasional ini sukses digelar secara hibrid di Aston Denpasar Hotel & Convention Center, Bali, pada Rabu-Jumat (26-28/11/2025) lalu.
Mengambil tema sentral “AI-Driven Geoinformatics and Data Science for a Better World”, ICDSG 2025 berhasil mempertemukan 72 peserta terpilih dari 12 negara berbeda, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Perancis, India, Malaysia, hingga Arab Saudi. Sementara dari dalam negeri sejumlah kampus ternama ambil bagian antara lain: Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana, Universitas Sumatera Utara, Universitas Sebelas Maret, Universitas lampung, Universitas Negeri Makassar, BRIN, dan lainnya.
Acara bergengsi ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara ITN Malang dengan sejumlah institusi ternama, termasuk Telkom University, Universitas Bali Internasional, Universitas Sebelas Maret, dan beberapa mitra industri.
Yang membanggakan, ICDSG 2025 bekerja sama dengan IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers), organisasi profesional teknis nirlaba terbesar di dunia. Kerja sama ini memastikan kualitas dan standar publikasi yang berkelas internasional.
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., menyampaikan kebanggaannya. “Kita menjadi penyelenggara International Conference ini dengan Telkom University dan perguruan tinggi lainnya, serta praktisi geomatika, untuk memberikan suatu diskusi yang mendalam terkait perkembangan geodetic system, mapping, dan implementasi AI pada pemetaan,” jelas rektor saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang beberapa waktu lalu.
Rektor juga menegaskan reputasi acara ini, karena bekerja sama dengan IEEE. Nantinya, semua paper yang dipresentasikan akan dipublikasikan di prosiding yang terindeks Scopus. “Harapannya konferensi ini berlanjut. Dan untuk tahun depan kami sudah mendapat approval sebagai penyelenggara kembali,” tutup rektor.
Dr. Ir. Ketut Tomy Suhari, ST., MT., IRSurv., Ketua Panitia sekaligus Kepala Center for Digitalisation Construction and Smart Urban Management (DConS Center) ITN Malang, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme yang tinggi dari peserta.
“Target awal kami 50 peserta, namun antusiasme melebihi ekspektasi. Kami menerima 149 paper, dan yang lolos seleksi ketat hanya 72 paper. Diharapkan Februari tahun depan bisa terbit publikasi prosiding scopus, atau sesuai jadwal dari IEEE Xplore,” terangnya.
Seleksi yang ketat ini menghasilkan publikasi yang benar-benar berkualitas sesuai standar IEEE. Menariknya, dari total paper yang diterima, ada dua paper dari mahasiswa Teknik Geodesi S-1 ITN Malang yang berhasil lolos. Selain itu, beberapa dosen dari Teknik Lingkungan, Teknik Geodesi, dan Teknik Elektro ITN Malang turut berkontribusi dalam publikasi.
Prestasi ITN Malang semakin lengkap setelah dua mahasiswa Teknik Geodesi diumumkan sebagai penerima penghargaan Best Paper (Luh Kadek Dera Erlinda), dan Best Presenter (Rizky Aura Fifi Saputri) dalam konferensi ini.
ICDSG 2025 tidak hanya fokus pada sesi teknis dan keynote speech, tetapi juga menjadi platform dinamis untuk networking dan pertukaran pengetahuan global. “Tujuan utamanya adalah agar ITN Malang semakin banyak dikenal oleh dunia nasional dan internasional, membangun relasi, dan meningkatkan publikasi kami,” kata Tomy.
Acara tersebut juga diisi dengan site tour untuk mengenalkan Bali kepada delegasi luar negeri. Dengan keberhasilan ini, ITN Malang berharap dapat konsisten menyelenggarakan konferensi serupa. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

