Para siswa dari berbagai sekolah di Malang Raya belajar di Laboratorium Teknik Kimia S-1 ITN Malang. (Foto: Mita/Humas ITN Malang)
itnmalangnews.id – Suasana Hall Teknik Kimia Kampus 2, Institut Teknologi Nasional Malang tampak lebih hidup pada Sabtu (09/05/2026). Puluhan siswa SMA/SMK dari berbagai sekolah di Malang Raya antusias mengikuti Open House 2026 bertajuk C.L.E.A.R (Chemical Learning, Exploration and Realization), sebuah kegiatan edukatif yang membuka ruang bagi pelajar untuk mengenal dunia Teknik Kimia secara lebih dekat, nyata, dan menyenangkan.
Baca juga: Trial Class C.L.E.A.R: Strategi Teknik Kimia ITN Malang Dekatkan Dunia Industri ke Generasi Z
Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya melihat teori di atas kertas, tetapi juga menyaksikan langsung bagaimana ilmu kimia diterapkan menjadi produk yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari makanan dan minuman sehat, aromaterapi, hingga produk pembersih lantai dipamerkan oleh mahasiswa semester 6 Teknik Kimia S-1, ITN Malang sebagai hasil inovasi dari mata kuliah Perancangan Produk Kimia.
Kegiatan semakin menarik ketika para peserta diajak berkeliling laboratorium, mulai dari Laboratorium Bio Energi, Teknologi Minyak Atsiri, Teknologi Bahan Makanan, hingga Laboratorium Limbah. Para pelajar dapat melihat langsung proses produksi, pengujian bahan, hingga pengolahan produk yang selama ini mungkin hanya mereka bayangkan melalui buku pelajaran.
Dosen Teknik Kimia ITN Malang, Dr. Ir. Jimmy, ST., MT., MM., menjelaskan bahwa pembelajaran saat ini diarahkan agar lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun dunia usaha. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya didorong memahami konsep, tetapi juga mampu menciptakan solusi nyata melalui produk yang memiliki nilai guna dan potensi bisnis.
“Melalui mata kuliah Perancangan Produk Kimia, mahasiswa belajar mulai dari mengenali kebutuhan pasar, mengembangkan ide, melakukan riset di laboratorium, hingga memahami proses komersialisasi produk. Kami ingin mahasiswa memiliki bekal inovasi dan jiwa kewirausahaan sejak di bangku kuliah,” jelasnya. Ia berharap jiwa entrepreneurship mahasiswa tumbuh di sini.
Baca juga: Gantikan Plastik dengan Pati Singkong, Trustha Aurora Jadi Lulusan Terbaik Teknik Kimia ITN Malang
Antusiasme juga terlihat dari para siswa yang hadir. Nayla Nadzifa, siswi SMK Farmasi Maharani, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang membuatnya semakin tertarik mempelajari kimia.
“Awalnya saya pikir kimia itu sulit dan penuh rumus. Ternyata di sini saya melihat kimia bisa diaplikasikan menjadi produk makanan, dan minuman yang menarik. Jadi lebih seru dan mudah dipahami,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dwi Retno Sari, guru kimia SMK PGRI 3 Malang. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk membantu siswa menemukan minat dan gambaran karir sejak dini.
“Anak-anak jadi tahu bahwa Teknik Kimia bukan hanya tentang pabrik besar, tetapi juga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan industri skala kecil. Ketika mereka merasa senang dan tertarik terlebih dahulu, proses belajar akan menjadi lebih mudah,” tuturnya.
Melalui Open House C.L.E.A.R 2026, Teknik Kimia ITN Malang tidak hanya mengenalkan dunia laboratorium kepada pelajar, tetapi juga membuka wawasan bahwa ilmu kimia dapat menjadi ruang kreativitas, inovasi, sekaligus peluang masa depan bagi generasi muda. (Humas ITN Malang)


