Para siswa SMAN 4 Malang belajar di Teknik Sipil S-1 ITN Malang. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)
itnmalangnews.id – Sebanyak 69 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Malang melaksanakan kunjungan studi “Belajar Bersama Pakar” di Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) selama tiga hari, mulai Senin – Rabu, (8–10/12/2025). Kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman praktis dan gambaran nyata dunia perkuliahan di bidang teknik dan teknologi bagi siswa kelas 11 yang memiliki minat khusus di bidang tersebut.
Baca juga: Hadapi Tantangan Baru Era Digital dan AI, Siswa SMAN 4 Malang Belajar Bersama Pakar di ITN Malang
Kunjungan kali ini difokuskan pada enam program studi (prodi) yang diminati siswa, yaitu Teknik Informatika S1, Teknik Mesin S1, Teknik Industri S1, Teknik Elektro S1, Bisnis Digital S1, dan Teknik Sipil S1.
Kepala Lembaga Penerimaan dan Promosi Mahasiswa Baru (LP2MB) ITN Malang, Adhy Ariyanto, ST., MT., menjelaskan, Belajar Bersama Pakar diawali dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan ekosistem SMAN 4 Malang. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan umum ITN Malang oleh LP2MB, dan pengenalan mendalam tentang masing-masing program studi.
SMAN 4 Malang “Belajar Bersama Pakar” di Prodi Bisnis Digital S-1, ITN Malang. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)
“SMAN 4 Malang memiliki hidden curriculum yang berkaitan dengan minat dan langkah karir siswa. Kunjungan ini harapannya dapat memberikan sesuatu yang baru, aplikasi nyata dari apa yang mereka pelajari di sekolah agar terasa kondisi riilnya di perkuliahan,” jelas Adhy.
Setelah pengenalan umum, para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok sesuai dengan prodi yang mereka minati. Setiap kelompok kemudian menuju prodi masing-masing untuk mendapatkan materi dan praktik yang diserahkan sepenuhnya kepada tim pengajar prodi.
Ndaru Susiatun, penanggung jawab (PJ) SMAN 4 Malang, bersama Putri Ariningtyas selaku PJ Kelas Profesi Mechanical and Digital (MD) menjelaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan kelas 11 yang berkaitan dengan karir profesi impian.
“Kunjungan pakar ini adalah kelanjutan dan penguatan dari kurikulum baru yang mengelompokkan siswa berdasarkan bakat dan minat. Tujuannya agar mereka punya gambaran nyata dan lebih yakin tentang apa yang akan dipelajari di bidang teknik,” ujar Ndaru, yang sangat berterima kasih sekolahnya diterima dengan hangat di ITN Malang.
Salah satu siswa, Yehosua Yelzaac Salouw dari kelas profesi MD, menyatakan kegembiraannya bisa mengeksplorasi Teknik Sipil. “Awalnya saya tertarik Informatika, tapi ingin tahu juga Teknik Sipil itu seperti apa. Di Sipil, kami bahas bangunan tahan gempa. Ternyata perhitungannya lumayan, dan saya lebih enjoy dengan hitung-hitungan. Ini jadi tantangan tersendiri,” kata Yehosua.
Di Teknik Sipil, para siswa berkesempatan belajar di berbagai laboratorium seperti Lab Beton, Lab Lalu Lintas, Lab Tanah, Lab Hidrolika, dan Komputer. “Paling menarik di Lab Beton dan Lab Tanah karena kami praktik langsung mencoba alat, seperti pengujian direct shear untuk mencari sudut geser tanah. Harapannya, ini bisa menjadi awal bagaimana kemungkinan yang saya hadapi jika nanti mengambil Sipil,” tambah Yehosua.
Siswa lain, Muh Daffa Rizqi Ramadhan menyatakan dirinya sudah mantap untuk masuk Teknik Sipil. “Peluang kerjanya pasti ada, apalagi Indonesia sedang fokus pada pembangunan infrastruktur. Saya tertarik karena di Teknik Sipil ITN Malang alatnya lengkap dan dosennya asyik,” ungkap Daffa.
Tak hanya program studi teknik, siswa yang memilih Bisnis Digital juga mendapatkan pengalaman berharga. Afdan, siswa peminatan Bisnis Digital merasa kunjungan ini super seru. Ia yang awalnya tidak tahu apa-apa, kini merasa paham.
“Di Bisnis Digital saya belajar bagaimana memulai bisnis, dasar-dasar ekonomi, cara branding, mendapatkan sponsorship, dan bagaimana digitalisasi dalam bisnis,” tutup Afdan.
Kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya bagi SMAN 4 Malang setelah sebelumnya juga pernah melakukan kunjungan pakar ke Teknik Kimia ITN Malang. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan warna tersendiri bagi SMAN 4 Malang dan meningkatkan minat siswa untuk melanjutkan studi di kampus teknik swasta unggulan (ITN Malang) di Malang ini. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

