Siswa berbagai sekolah mengikuti Civil Engineering Festival (CEF) 2026 Teknik Sipil S-1 ITN Malang. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)
itnmalangnews.id – Ada cara menarik yang dilakukan Program Studi Teknik Sipil S-1, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) untuk menyambut calon mahasiswa baru. Tak tanggung-tanggung, didukung institusi, Prodi Teknik Sipil menyiapkan Dana Beasiswa Pengembangan Pendidikan (DPP) hingga 100 persen bagi para pelajar SMA/SMK se-Jawa-Bali yang berhasil menjuarai ajang Civil Engineering Festival (CEF) 2026.
Baca juga: Creation 3.0 Teknik Sipil: Uji Pembebanan Jadi Bukti Ketangguhan Desain Jembatan Balsa Mahasiswa
Gelaran bergengsi yang mengkolaborasikan kompetisi ECIVE (Education of Civil Engineering), dan perayaan Dies Natalis Teknik Sipil ke-57 ini berlangsung meriah. Berpusat di Kampus 1 ITN Malang, kegiatan digelar selama dua hari, Selasa-Rabu (19-20/05/2026),
Ketua Pelaksana CEF 2026, Ir. Vega Aditama, ST., MT., IPM, menjelaskan, daya tarik beasiswa ini bukan tanpa alasan. Pihak kampus memang ingin menjaring bibit-bibit muda terbaik yang punya akurasi, kecepatan, dan kreativitas tinggi di bidang ketekniksipilan. Bagi juara 1 di semua kategori lomba, ITN menggratiskan DPP 100%. Sementara untuk juara 2 mendapat potongan DPP 75%, dan juara 3 sebesar 50%.
“Tujuan utamanya kami ingin mengenalkan lingkungan akademik dan dunia perguruan tinggi secara langsung. Kami ingin siswa SMA/SMK lebih dekat dengan ITN Malang lewat kompetisi yang edukatif sekaligus aplikatif,” ujar Vega, di Ruang Workshop 2 LPKU ITN Malang, Selasa (19/05/2026).
Wakil Dekan 3 FTSP ITN Malang, Ida Soewarni, ST., MT., saat memberi sambutan pada pembukaan Civil Engineering Festival (CEF) 2026 Prodi Teknik Sipil S-1, ITN Malang. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)
Untuk tahun ini, CEF mengusung konsep 3-in-1. Selain kompetisi ECIVE yang mempertandingkan AutoCAD Drafting Competition (ADC), dan Balsa Bridge Competition, acara juga diisi dengan kuliah tamu bertajuk Forensic Engineering (Rekayasa Forensik), serta ditutup dengan syukuran potong tumpeng dalam keakraban Dies Natalis ke-57 Prodi Teknik Sipil S-1.
Vega menambahkan, suksesnya acara ini berkat kerja keras bersama antara prodi dan Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS). “Keterlibatan aktif dari prodi dan arahan pimpinan membuat koordinasi jadi makin cepat, sehingga acara bisa eksekusi dengan lancar. Bagi mahasiswa kami sendiri, ini menjadi ruang terbaik untuk melatih manajerial organisasi, memupuk solidaritas, dan kreativitas,” imbuhnya.
Apresiasi tinggi juga datang dari Wakil Dekan 3 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) ITN Malang, Ida Soewarni, ST., MT. Di hadapan para peserta dan guru pendamping, Ida memuji keberanian para pelajar yang datang dari berbagai daerah.
“Kalian adalah generasi muda yang luar biasa. Berani mengambil keputusan dan melangkah ke sini sudah menunjukkan kualitas jati diri kalian. Soal menang atau kalah itu urusan kesekian, yang penting lakukan tugas sebaik mungkin,” ungkap Ida menyemangati.
Dalam sambutannya, Ida juga sempat mengenalkan sekilas bahwa FTSP ITN Malang saat ini menaungi lima program studi sarjana, yakni Teknik Sipil, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Teknik Lingkungan, dan Teknik Geodesi. Ia meyakinkan para peserta bahwa mereka berada di tempat yang tepat, mengingat rekam jejak Teknik Sipil ITN Malang yang sangat disegani di level kompetisi mahasiswa.
“Prestasi Teknik Sipil kita ini luar biasa, tidak hanya nasional tapi internasional. Di ajang Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) kami selalu langganan masuk 10 besar. Begitu juga di Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI), tim ITN selalu berhasil tembus hingga babak finalis. Jadi, selamat bertanding dan berikan yang terbaik!” pungkasnya. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)
