ITNMALANGNEWS.COM – Dedikasi untuk terus menggenjot daya saing ITN Malang agar lulusannya berdaya saing bagus di MEA tidak pernah berhenti. Setelah teken MoU (Memorandum of Understanding) dengan Asdamkindo (Asosiasi Sumberdaya Manusia Konstruksi Indonesia) beberapa waktu lalu, kini Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang membuat nota kesepahaman dengan ISI (Ikatan Surveyor Indonesia). Kerjasama ini dalam rangka meningkatkan daya saing para lulusan kampus beralamat di Jl. Bendungan Sigura-Gura tersebut, khususnya untuk jurusan geodesi.
Dr.Ir.Lalu Mulyadi MT, Rektor ITN Malang menyatakan, bahwa semua kerjasama ini dalam rangka meningkatkan daya saing ITN Malang agar alumninya dapat bersaing tidak hanya di tataran nasional tetapi juga internasional khususnya di Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). “Semua kerjasama ini untuk yang terbaik bagi mahasiswa ITN, agar tidak malu nanti kalau sudah lulus,” papar pria asal Lombok tersebut dalam sambutannya di gedung pasca sarjana lantai dua kemarin (18/11/15).
Selain dengan ISI, pada hari dan waktu yang sama, peningkatan daya saing ITN Malang juga mencapai kesepakatan baru. Bekerjasama dengan PT. Sistem Solusi Geospasial (SSG) Autodesk Authorized Academic Partner (AAP). Dalam kerjasama ini ITN memperoleh 125 software Autodesk berlisensi secara gratis. “Kami mengucapkan terima kasih pada (SSG) atas softwarenya, dan kami berharap kerjasama ini tidak hanya setahun, namun dapat berkelanjutan dengan porsi saling menguntungkan,” tegas alumni Universitas Teknologi Malaysia itu.
Dalam acara bertajuk Penandatanganan MoU ITN Malang dengan Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) dan PT. Sistem Solusi Geospasial (SSG) Autodesk Authorized Academic Partner (AAP) juga dihadiri oleh jajaran dekanat, kepala prodi dan jajaran rektorat. Wakil Rektor I, Dr.Ir.Kustamar,MT, Wakil Rektor II, Dr.Ir.Julianus Hutabarat,MM, dan Wakil Rektor III, Dr.Eng.Ir.I Made Wartana,MT juga turut mendampingi Rektor ITN. Dengan begitu, daya saing ITN Malang ke depan khususnya menyambut MEA pasti lebih baik. (her)

