Survei Penerima Beasiswa, ITN Malang Pastikan Bidik Misi Tidak Meleset

itnmalangnews.id – Menjadi penerima beasiswa Bidik Misi memang sungguh menyenangkan dan menguntungkan. Betapa tidak, penerima gratis semua biaya kuliah selama dan mendapat uang jajan setiap bulannya. Tetapi untuk meraihnya tidak mudah. Karena selain harus memiliki sejumlah prestasi dan rapot bagus juga harus berasal dari kalangan yang tidak mampu secara ekonomi.

Survei Penerima Beasiswa, ITN Malang Pastikan Bidik Misi Tidak MelesetDemi ketepatan inilah Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang melakukan survei ke lapangan para calon penerima beasiswa dari Dikti tersebut. “Kami yang dipercaya mengelola Bidik Misi, harus memastikan beasiswa ini tepat sasaran,” terang Ida Barita R Napitupulu, SH, kepala bagian kemahasiswaan saat ditemui di ruangkerjanya, Selasa (15/8).

Menurut perempuan yang akrab disapa Ida tersebut tim survei ini dibagi dua. Keduanya datang langsung ke rumah yang bersangkutan untuk memastikan kelayakannya sebagai penerima beasiswa Bidik Misi. Di setiap lokasi tim melakukan wawancara untuk memastikan beberapa hal, di antaranya: pekerjaan orang tua, bentuk rumahnya seperti apa, jumlah saudara, rumah sendiri atau tidak. “Ada yang setelah disurvei sepertinya keluarganya cukup mampu. Mungkin anaknya coba-coba saja. Tetapi ada juga yang memang miskin,” kata alumni Universitas Sumatra Utara (USU) tersebut.

Adapun jumlah calon penerima beasiswa ini adalah 75 orang. Sebelumnya yang mendaftar 101 orang tetapi yang mengirimkan berkas hanya 75 orang, maka hanya 75 orang ini yag diverifikasi oleh tim. Mengingat para pendaftar berasal hampir dari seluruh Indonesia, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, dan Papua, maka tim juga melalukan verifikasi lewat telepon bagi yang cukup jauh. “Kalau yang agak jauh kita cukup telepon saja, sementara yang di sekitar Malang dicek langsung,” kata dia.

Adapun keputusan penerima beasiswa dari sekian yang sudah diverifikasi akan melalui musyawarah antara tim, bidang kemahasiswaan dan rektorat. “Bisa jadi nanti keputusannya, memilih setiap calon mahasiswa dari setiap daerah yang berbeda, agar ada pemerataan dan sekaligus strategi mengenalkan ITN Malang,” katanya. (her)

(Visited 364 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *