Suasana Baru, Mahasiswa Teknik Sipil S-1 Enjoy Sharing Session Bersama Alumni di Cafe

Mahasiswa Teknik Sipil S-1 ITN Malang mengikuti sharing session bersama Toto Prasetiyo, Project Controller, Union Group, Jakarta Selatan, yang juga alumnus angkatan 2012, Teknik Sipil S-1, ITN Malang

Mahasiswa Teknik Sipil S-1 ITN Malang mengikuti sharing session bersama Toto Prasetiyo, Project Controller, Union Group, Jakarta Selatan, yang juga alumnus angkatan 2012, Teknik Sipil S-1, ITN Malang. (Foto: Istimewa)


itnmalangnews.id – Biasanya kegiatan mahasiswa banyak digelar di dalam kampus. Tapi, kegiatan mahasiswa Teknik Sipil S-1, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kali ini beda. Karena digelar di Cafe Kopitani, Mulyoagung, Dau, Malang, Sabtu (18/6/2022). Cafe yang bernuansa pedesaan ini memang cocok untuk me-refresh, sekaligus menciptakan suasana akrab bagi peserta sharing session bersama alumnus Teknik Sipil S-1, ITN Malang.

Baca juga:  www.itn.ac.id 

“Sengaja kegiatan kami laksanakan di cafe, agar suasana sharing lebih mengena, dan enjoy,” kata Mohammad Reza Darus Salam, ketua pelaksana sharing session, saat dihubungi lewat sambungan WhatsApp, Minggu (19/6/2022).

Sharing session diikuti oleh sekitar 30 peserta mulai mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum. Selain untuk membangun silaturahmi, kegiatan ini pun bertujuan untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa ITN Malang khususnya fresh graduate.

“Harapan kami kegiatan ini bisa dilaksanakan tiap tahun. Sangat membantu memberi gambaran dunia kerja khususnya bagi mahasiswa teknik sipil. Nah, dengan adanya sharing ini kami jadi mengetahui tentang dunia pekerjaan konstruksi dari kakak alumni,” imbuh mahasiswa semester 4 ini.

Baca juga: Mahasiswa Teknik Sipil Berikan Donasi ke Panti Asuhan At Tawwabin

Mengambil tema “Mengupas Dunia Era Konstruksi dan Mempersiapkan Diri Memasuki Dunia Kerja” sharing session menghadirkan Toto Prasetiyo, Project Controller, Union Group, Jakarta Selatan. Dalam sharing session Toto menyampaikan pentingnya mahasiswa mengasah soft skill, di luar hard skill yang didapat di perkuliahan. Menjalin relasi yang baik dari bangku kuliah antar teman, dosen, dan alumni juga harus terjalin sedini mungkin. Relasi ini nantinya menjadi jalan ketika mendapatkan pekerjaan, atau membangun sebuah usaha.

“Pak Toto juga mengatakan, jurusan sipil mempunyai beberapa kelebihan dalam dunia kerja. Makanya, untuk memasuki dunia teknik sipil sebaiknya mahasiswa sejak kuliah meningkatkan skill berorganisasi. Dan juga pengetahuan dalam dunia konstruksi, karena itu akan menjadi nilai plus,” terang Reza.

Baca juga: Inspiring Success Story: Wahyu Hidayat Sekda Kabupaten Malang

Menurut Reza, sekarang ini pekerjaan teknik sipil tidak hanya didominasi oleh kaum laki-laki. Perusahaan, dan pekerjaan teknik sipil sudah membuka peluang luas bagi wanita untuk berkecimpung di dalamnya. “Sekarang disamaratakan ya, wanita bisa berkontribusi di dunia teknik sipil. Tidak ada perbedaan gender untuk meraih sebuah posisi di perusahaan,” ujar Reza. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

(Visited 236 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *