“Sikrid Ryana” untuk Peternakan di Wajak

itnmalangnews.id – Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menggandeng peternakan di Wajak, Kabupaten Malang, untuk merealisasikan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Teknologi. PKM berjudul “Sikrid Ryana” (Sistem Kelistrikan Hybrid Renewable Energy untuk Peternakan Ayam) membahas dua sumber energi, yaitu sel surya dan biogas. Fungsinya sebagai penerang kandang ayam dan sumber listrik untuk alat penetasan telur.

“Pepaya Garing” Karya Mahasiswa ITN Malang untuk Peternakan di WajakDini Aprillia Mulyawati berfoto di peternakan yang menjadi sasaran PKM. (Foto: Istimewa)


Dua sumber tersebut diaplikasikan pada alat terpisah tetapi penggunaannya bisa di-switch oleh pengguna. Di siang hari sel surya akan memberikan kontribusi besar untuk menghasilkan energi listrik, sedangkan di malam hari biogas dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik.

Karya kreatif Sikrid Ryana diajukan oleh Dini Aprillia Mulyawati (angkatan 2016), Agung Bagus Putranto (2016), dan Muhammad Halim Prayogo (angkatan 2015). Mereka memilih Wajak karena di sana mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani rumput hias dan peternak ayam. “Peternakan di Wajak masih konvensional. Kami lihat renewable energy bisa membantu permasalahan peternak,” ujar Dini, ketua tim PKM.

Mahasiswi Teknik Elekro ini menyebutkan permasalahan pertama adalah harga produksi. Dikarenakan banyak peminat, harga produksi yang konstan terlihat lebih tinggi. Ada peternak yang ingin mengurangi jumlah ternak untuk menekan biaya produksi. Permasalahan kedua adalah limbah kotoran ternak yang dihasilkan.

Baca juga: Mahasiswa ITN Malang, Ubah Limbah Nanas jadi Pakan Ternak

Baca juga: Manfaatkan Limbah Ampas Tebu, Dosen ITN Malang Kembangkan Silika Gel Penyerap Karbon Dioksida (CO2)

Pada alat biogas, bahan baku utama adalah kotoran ternak. Kotoran dikumpulkan dalam digester kemudian gas metannya dialirkan. Tidak lupa hasil biogas difilter dulu agar mendapatkan metana murni.

Sementara itu, solar cell merupakan alat yang efisien dan awet. Cahaya matahari yang ditangkap disimpan dalam baterai. Arus listrik yang dihasilkan diubah dengan inverter agar dapat digunakan. (ata)

(Visited 309 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *