itnmalangnews.id – Banyaknya lulusan teknik yang bekerja bukan pada bidangnya sangat disayangkan oleh Ir. Darmansyah Lubis, MMT., Kepala Cabang PT. Surveyor Indonesia (Persero) Surabaya. Mengingat masih luasnya peluang kerja bagi tenaga teknik, khususnya di wilayah luar Pulau Jawa yang masuk dalam program Perpustakaan Indonesia Menyala. “Di Indonesia Menyala masih membutuhkan tenaga supervisi yang mengawasi instalasi pembangunan gardu induk dan jaringan pembangkit tenaga listrik. Sayang kan sudah sekolah mahal tapi tidak dimanfaatkan,” ujarnya saat penandatanganan MoU di Kampus I ITN Malang, Jum’at (17/3).
PT Surveyor Indonesia (Persero) merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa survei, inspeksi/pemeriksaan dan konsultasi, yang berpengalaman di bidangnya. Memiliki layanan independent assurance mencakup sektor : migas dan energi, pemerintahan, pertanian dan perikanan, mineral dan batu bara, industri dan fasilitas. Salah satunya kerjasama pengawasan pembangunan dan pembangkit jaringan PLN untuk wilayah Lombok, Bali, NTT, NTB sampai ujung timur wilayah Ternate, Maluku dan Papua. “Inilah kesempatan sebagai batu loncatan bagi alumni yang fresh graduates untuk bisa bekerja di PLN atau mendapatkan pengalaman kerja di jaringan dan instalasi,” imbuh pria kelahiran Surabaya ini.
Ir. Darmansyah Lubis, MMT., menekankan tenaga kerja harus memiliki attitude yang bagus, selain pentingnya knowledge dan skill. Pentingnya tenaga kerja yang mempunyai attitude bagus akan berdampak pada komunikasi dan leadership yang bagus pula. “Di lapangan akan berbenturan dengan masyarakat dengan latar budaya beragam, maka kami membutuhkan tenaga kerja dengan attitude yang baik. Kalau untuk skill bisa dipelajari di lapangan, karena mereka sebelumnya sudah punya basic tinggal dikembangkan,” ungkapnya. (sar)
