Permen Wolly ITN Malang Jadi Oleh-Oleh Karyawan dan Mahasiswa Pulang Kampung

itnmalangnews.id – Sekelompok mahasiswa terlihat secara bergantian memasukkan wortel ke dalam juicer. Lalu wortel yang sudah jadi parutan itu diperas diambil sarinya untuk dikumpulkan dalam suatu wadah. Proses itu berlangsung selama beberapa waktu. Ya, itulah salah satu proses awal pembuatan permen wortel Jelly (Wolly) oleh mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang di ruang laboratorium teknik kimia, Senin (5/6).

Permen Wolly ITN Malang Jadi Oleh-Oleh Karyawan dan Mahasiswa Pulang KampungMenurut Rovita Ika Aryanti, permen yang diberi merek Wolly tersebut belakangan ini memang banyak digemari oleh para mahasiswa dan dosen ITN Malang. Khususnya bagi mereka yang ingin balik kampung. Mereka menjadikan Wolly sebagai sebagai oleh-oleh bagi keluarganya. “Kita buat permen ini, selain memang untuk dijual juga banyak yang pesan untuk dibawa pulang,” terang perempuan asli Malang itu.

Selain itu, izin P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dari permen ini juga sudah dikeluarkan oleh dinas kesehatan (dinkes) Kota Malang. Sehingga sudah dapat diedarkan dalam skala industri rumah tangga. Sejauh ini, Wolly dijual seharga 2 ribu rupiah perkemasan yang berisi tiga permen. “Kita produksi permen ini 3 bulan sekali. Kadang habis, kadang masih sisa. Kalau sisa biasanya kita jual ke teman-teman di sini,” lanjut mahasiswa semester enam itu.

Adapun cara membuatnya, setelah wortel dijucer diambil sarinya, lalu ditambah jeruk nipis dan jeruk peras untuk menghasilkan rasa asam. Dan terakhir ditambah agar-agar supaya ada seratnya. Dan dikenyalin sebelum dibungkus. “Dengan bahan-bahan itu, permen ini memiliki kandungan vitamin A, C, dan berserat. Dan karena tanpa pengawet, wolly dapat bertahan hingga enam bulan,” kata dia. (her)

(Visited 188 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *