Pengukuhan Guru Besar Salah Satu Kado Terbaik Dies Natalis ITN Malang

itnmalangnews.id – Bertepatan dengan acara pengukuhan Guru Besar Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang Prof. Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT, turut dibuka perayaan Dies Natalis ke-51. Rektor ITN Malang, Dr. Ir. Kustamar, MT, menganggap pengukuhan tersebut menjadi salah satu terbaik untuk ulang tahun Kampus Biru. Kustamar menyampaikan apresiasinya kepada Lalu atas gelar baru yang diraih.

Pengukuhan Guru Besar Salah Satu Kado Terbaik Dies Natalis ITN Malang

Dr. Ir. Kustamar, MT (kanan), Rektor, menyerahkan hasil pemotongan tumpeng pembukaan Dies Natalis ITN Malang ke-51 pada Ir. Kartiko Ardi Widodo, MT, Ketua P2PUTN (kiri). (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)


Baca juga: www.itn.ac.id

“Guru besar adalah jabatan tertinggi yang menjadi impian para dosen. Pak Lalu memberikan contoh yang baik, sebab mampu berkarya di tengah kesibukan menjadi rektor dahulu. Prestasi Pak Lalu merupakan salah satu kado terbaik di tahun ini,” terang Kustamar, Sabtu (18/01).

Rektor melanjutkan jika institusi berharap Guru Besar ITN Malang terus bertambah. Untuk mendukung hal tersebut, ITN Malang berusaha mendukung proses para dosen sebaik mungkin.

“Harapannya setelah Pak Lalu akan bermunculan para guru besar di kampus kami. Kami coba support sebaik-baiknya lewat kewajiban dosen membuat penelitian atau pengabdian masyarakat setiap tahun, pendampingan penulisan, bimbingan publikasi, fasilitas membuat buku, dan sebagainya. Kabar baik, kemungkinan tahun ini di ITN Malang bertambah sekitar tiga guru besar,” papar pakar Teknik Pengairan tersebut.

Baca juga: Fun Walk and Fun Run Tutup Kemeriahan Dies Natalis ITN Malang ke-50

Baca juga: Anugerah Akreditasi A pada Gelar Dies Natalis Teknik Elektro ke-38

Ketua Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional (P2PUTN) Ir. Kartiko Ardi Widodo, MT, turut merefleksikan perjalanan ITN Malang selama 51 tahun. Perkembangan zaman adalah tantangan yang harus bisa dihadapi oleh institusi. “Tenaga pendidik harus mengubah peran dengan menyesuaikan zaman. Perguruan tinggi harus dijalankan dengan semangat keterbukaan, kesetaraan dan kerja sama,” ujar Kartiko.

Dalam pelaksanaannya, perayaan Dies Natalis ke-51 mengangkat tema “Merajut Budaya sebagai Perekat Bangsa”. Ada pun rangkaian Dies Natalis terdiri dari reuni, pameran teknologi, lomba, dan lain-lain. Rentang waktu perayaan kurang lebih 8 bulan sampai awal September 2020. (ata)

(Visited 190 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *