itnmalangnews.id – Wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya adalah Pengabdian Masyarakat (Abdimas). ITN Malang sangat mendukung para dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan pengabdian masyarakat salah satunya dengan menggulirkan dana internal. Seperti halnya yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa teknik mesin ITN Malang dengan mengadakan pelatihan pengelasan untuk anak Panti Asuhan Akhlaqul Karimah Lowokwaru Malang, di lab. / bengkel pengelasan Teknik Mesin Kampus I ITN Malang, Jumat-Sabtu (3-4/6).
Di bawah bimbingan Ir.Mochtar Asrosi, MSME dan Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT, sebanyak 14 anak yatim piatu dibimbing teori dan praktek. Kegiatan ini juga melibatkan tujuh mahasiswa teknik mesin yang mendampingi secara langsung proses pengelasan. Anak-anak yatim piatu yang dilatih adalah anak-anak setingkat SLTA, yang siap kerja. “Kegiatan ini berawal dari permintaan yayasan kemudian di-follow up oleh jurusan. Kita tidak bisa membantu atau memberi dalam bentuk materi atau sejenisnya kepada mereka. Tapi kita bisa memberikan keahlian pada mereka agar nantinya bisa berguna, menjadi lahan pekerjaan yang lebih layak dari sebelumnya,” terang Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT, dosen teknik mesin.
Dengan kegiatan pengabdian masyarakat pelatihan pengelasan ini diharapkan selain bisa menambah keahlian bagi anak panti asuhan juga nantinya sebagai modal yayasan untuk membangun bengkel sendiri. Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT, yang sekaligus kepala Lab. / Bengkel Manufaktur dan Otomotif Teknik Mesin ITN Malang menjelaskan, yayasan mempunyai rencana membuat bengkel manufaktur dan bengkel otomotif. “Awal yang direncanakan adalah manufaktur dulu di bidang pengelasan. Berikutnya pelatihan membubut, frais, bor, kerja bangku dll , serta service otomotif . Itu dibagi setiap semester berkelanjutan,” imbuhnya. Dengan sistem pendampingan ini bukan tidak mungkin nantinya dapat berdiri suatu bengkel pengelasan yang dikelola oleh anak Panti Asuhan Akhlaqul Karimah secara mandiri. (sar)
