Naik 23 Peringkat, ITN Malang Kini Targetkan Masuk 50 Besar

itnmalangnews.id – Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus, diumumkan hasil pemeringkatan Perguruan Tinggi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang melejit naik ke peringkat 56 untuk kategori perguruan tinggi negeri dan swasta non vokasi. Kenaikan dinilai para sivitas akademika cukup pesat karena sebelumnya ITN Malang berada di peringkat ke-79.

Naik 23 Peringkat, ITN Malang Kini Targetkan Masuk 50 Besar

Ketika ditemui usai Pelantikan Wakil Dekan dan Program Pasca Sarjana, Senin (19/08), Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Kustamar, MT menyebutkan poin-poin perbaikan selama setahun ke belakang. Tidak ada poin khusus yang menonjol karena kinerja hampir merata. “Yang jelas kita sudah membenahi sistem tata kelola, kinerja LP2M meningkat, bidang kemahasiswaan berprestasi, dan akreditasi prodi sudah banyak yang A,” katanya yang kemudian menerangkan jika status akreditasi menggambarkan tata kelola lembaga.

Rasa syukur tidak membuat Kustamar ingin bersantai sejenak. Ia sudah mencanangkan strategi-strategi untuk tahun mendatang. “Kami mensyukuri ITN Malang loncat peringkat dengan cara bekerja lebih taktis. Dalam waktu dekat kami perlu menganalisis bidang-bidang yang dapat ditingkatkan. Target ITN Malang untuk tahun-tahun mendatang adalah masuk 50 besar,” ucapnya.

Sudah ada bidang yang oleh ITN Malang hendak dikembangkan. Bidang pertama adalah lembaga inovasi. ITN Malang akan membuat lembaga inovasi dan tengah disiapkan untuk tahun depan.

Baca juga: Peringkat Ke-3 Jawa Timur, LPPM ITN Malang Dorong Penelitian dan Abdimas Dosen

Baca juga: Penelitian Mahasiswa ITN Malang Tembus Jurnal Internasional Terindeks Scopus

Bidang kedua adalah teknologi secara daring yang terus diperkuat. ITN Malang ingin meningkatkan pelayanan daring, termasuk dalam segi akademik. “Kita sudah gabung di berbagai forum informasi untuk belajar bersama. Kalau kuliah online, biasakan di internal dan antar prodi dulu, baru nantinya ke nasional. Bagi para akademisi, jangan lupa meningkatkan jumlah materi ajar secara daring,” papar Kustamar. (ata)

Link : www.itn.ac.id

(Visited 295 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *