ITN Malang menggelar webinar khusus membedah cara menyusun RPL cepat dan rapi hanya dalam waktu tiga menit menggunakan bantuan Artificial Intelligence (AI). (Tangkapan Layar Zoom Meeting)
itnmalangnews.id – Kesibukan guru Bimbingan Konseling (BK) yang padat seringkali tersita oleh urusan administratif, salah satunya penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL). Memahami kondisi tersebut, Lembaga Penerimaan dan Promosi Mahasiswa Baru (LP2MB), Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) menggelar webinar khusus yang membedah cara menyusun draf RPL secara cepat dan rapi hanya dalam waktu tiga menit menggunakan bantuan Artificial Intelligence (AI).
Baca juga: Belajar Bersama Pakar, Siswa SMAN 4 Malang Eksplorasi 6 Program Studi di ITN Malang
Acara yang digelar via Zoom pada Jumat (06/03/2026) ini menarik antusiasme tinggi dari lebih 30 guru BK dan mitra marketer se-Jawa Timur, mulai dari Malang Raya, Batu, hingga Lumajang. Tak hanya soal teknologi, pertemuan ini juga menjadi ajang penguatan Program Afiliator ITN Malang 2026 sebagai bentuk apresiasi bagi para mitra yang selama ini membantu siswa menemukan kampus teknik terbaik ITN Malang.
“Kami ingin mempererat sinergi. Melalui Program Afiliator dan webinar ini, ITN ingin memastikan Bapak/Ibu guru mendapatkan informasi akurat soal fasilitas dan peluang kuliah, sekaligus memberikan reward nyata atas kolaborasi yang selama ini terjalin,” ungkap Kepala LP2MB ITN Malang, Adhy Ariyanto, ST., MT.
AI Sebagai Asisten, Bukan Pengganti Peran Guru
Bima Aulia Firmandani, ST., MT., tim promosi ITN Malang membawakan materi teknis, menekankan bahwa teknologi hadir sebagai asisten untuk meringankan beban kerja, bukan menggantikan peran manusia. Dengan AI, guru BK bisa merancang struktur awal, menentukan variasi metode, hingga merapikan bahasa dokumen formal secara instan.
“Waktu adalah prioritas bagi Bapak/Ibu yang tugasnya sangat padat. Namun perlu diingat, AI hanyalah alat bantu administratif. Keputusan profesional dan nalar kritis tetap ada di tangan guru BK sebagai top leader-nya,” jelas Bima.
Materi ini mendapat sambutan luar biasa dari peserta. Indira Ratnafuri, S.Pd., Ketua MGBK SMA Kabupaten Malang. Ia mengakui betapa relevannya materi ini dengan kebutuhan guru saat ini. “Luar biasa, panduan praktis dari kertas kosong menjadi draf terstruktur dalam 3 menit ini sangat memudahkan kami dalam urusan administrasi,” ujarnya.
Komitmen Membantu Akses Pendidikan
Selain soal teknologi, Nur’ Adilla, SE., MM., tim promosi ITN Malang juga memaparkan skema pembiayaan terbaru yang sangat fleksibel bagi calon mahasiswa. ITN Malang yang menyandang predikat institusi swasta terbaik di Indonesia versi kementerian menyadari bahwa kendala biaya sering menjadi kekhawatiran orang tua.
Beberapa poin kemudahan yang ditawarkan ITN Malang antara lain:
- Sistem Cicilan: Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) dapat dicicil agar lebih ringan dan terencana.
- Transparansi: Calon mahasiswa bisa melakukan simulasi pembiayaan secara mandiri melalui lamanpmb.itn.ac.id.
- Pendaftaran Praktis: Proses dari pengisian biodata, pembayaranvia Virtual Account (VA), hingga validasi dilakukan sepenuhnya secara online.
Acara yang turut dihadiri oleh Wakil Rektor 3 ITN Malang, Dr. Hardianto, ST., MT., ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun ekosistem pendidikan yang maju di Malang Raya. Meski beberapa mitra dari luar pulau seperti Kalimantan dan NTB belum sempat bergabung karena kendala waktu, ITN Malang memastikan kolaborasi semacam ini akan terus berlanjut di masa depan. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

