itnmalangnews.id – 85% faktor manusia penyumbang paling besar dalam kecelakaan kerja, sedangkan sisanya 15% adalah kecelakaan kerja karena faktor lingkungan. Oleh sebab itu tenaga kerja berhak menolak bekerja sebelum dijelaskan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Demikian terang Danar Rahadian, ST., MT., Pengawas K3 Lingkungan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia saat memberikan materi dasar-dasar K3 pada Kuliah Tamu untuk mahasiswa teknik mesin S-1 di Ruang AMPHI Mesin, ITN Malang Kampus II, Kamis, (15/12).
Setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan, salah satunya adalah K3. Selain bertujuan agar tenaga kerja mendapatkan hak perlindungan atas keselamatan dalam pekerjaannya, orang lain yang berada di tempat kerja juga perlu menjamin keselamatannya. Dan tidak kalah penting adalah faktor lingkungan dimana sumber-sumber produksi dapat dipakai secara aman dan efisien. “Apalagi tenaga teknik yang banyak bekerja di area mesin mulai awal sampai akhir mempunyai potensi resiko bahaya besar dan menegah. Sehingga bisa mengakibatkan kecelakaan dari cacat tetap sampai kematian,” tutur pria yang juga alumni teknik industri ITN Malang angkatan 91 ini.
Di hadapan 80 mahasiswa teknik mesin, pria asli Malang ini menuturkan, kecelakaan kerja dalam bidang industri banyak terjadi dari ketinggian. Biasanya mereka suka meremehkan resiko mengenai pekerjaan di ketinggian. Dari faktor orang bisa karena kurang kompeten, sistem kerja yang tidak aman, pengawasan yang tidak memadai, tanggung jawab yang tidak jelas. Sedangkan dari sisi pabrik dan peralatan biasanya karena desain dan konstruksi yang tidak sesuai dan perawatan yang tidak memadai.
Betapa pentingnya pembekalan K3 bagi mahasiswa sebelum lulus untuk menghadapi dunia kerja. Perusahaan sebenarnya dilarang mempekerjakan operator yang tidak memiliki Lisensi K3. “Perguruan tinggi hendaknya menambah SKS materi K3 khusus. Perbanyak sertifikasi karena merupakan syarat untuk mengambil Surat ijin Operator (SIO),” terangnya di sela-sela rehat saat ditemui itnmalangnews.id. (sar)
