Kisah Wirausaha Mahasiswa Teknik Industri ITN Malang

itnmalangnews.id – Memulai usaha bukan sesuatu yang mudah, khususnya saat masih berstatus mahasiswa. Hal ini dialami oleh mahasiswa Teknik Industri Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yang kemudian merintis Locanusa. Endow Bambang Tri Atmojo, salah satu mahasiswa entrepreneur tersebut menceritakan kegigihan mereka di hadapan para mahasiswa baru Teknik Industri.

Kisah Wirausaha Mahasiswa Teknik Industri ITN Malang

Endow Bambang Tri Atmojo, mahasiswa wirausaha berbagi pengalamannya sampai menjalankan Locanusa. (Foto: ata/ itnmalang_news)  


Baca juga: www.itn.ac.id

“Saya berwirausaha sejak semester 2 dengan rekan bernama Sutha. Kami belum lama kenal tapi sudah yakin untuk berwirausaha bersama. Sebelum ke Locanusa, sudah pernah mencoba usaha yang lain,” ujar Endow mengawali ceritanya di Industrial Engineering Entrepreneurship 2019, Sabtu (07/12) yang lalu.

Mereka memulai usahanya dengan berjualan pakaian branded impor second. Kerabat Endow ada yang sejak lama menjadi pengepul, tapi inisiatif dan permodalan mereka tanggung sendiri.

“Ibu sempat bertanya saat aku pamit berangkat, tapi dari situ aku justru tertantang. Ketidakpastian memang sudah jadi risiko jualan, trial and error aja, gak perlu takut bangkrut,” tuturnya.

Mahasiswa angkatan 2016 ini meneruskan jika mereka juga melakoni usaha-usaha lain setelahnya. Mereka pernah berjualan bunga di wisuda ITN Malang. Penghasilan tersebut dibuat menyewa stand di Jalan Sigura-gura selama sebulan. Di sana mereka berjualan pisang gapit mulai maghrib sampai tengah malam.

“Pernah suatu hari kami menerjang hujan untuk jualan. Mau sepi atau tidak kalau jualan tiap hari pasti ada yang beli. Saat itu dalam kondisi tidak enak badan kami mengerjakan laporan tulis tangan dan disambi melayani pembeli. Manajemen waktu dan aktivitas betul-betul diperlukan kalau kuliah sambil berwirausaha,” kenang Endow.

Baca juga: Manfaatkan Digital Marketing untuk Bisnis Sukses

Baca juga: SoKressH Dorong Mahasiswa Jadi Enterpreneur

Komitmen dalam berwirausaha lambat laun memunculkan dukungan orang tua. Dua minggu usai merintis Locanusa, Ibu Endow tergerak membantu menawarkan kopi pada kenalan-kenalannya. Locanusa atau lengkapnya Lokal Kafe Nusantara merupakan supplier kopi yang sekarang masih berfokus di kopi Dampit. Endow berkeinginan meneruskan dan mengembangkan usaha Locanusa-nya.

Pada akhirnya, Endow berpesan supaya mahasiswa baru yang memiliki passion berwirausaha tidak ragu untuk memulainya. Setelah itu, komitmen perlu dijaga agar tidak putus di tengah jalan.

“Kalau mulai dari passion nanti kerjanya bisa tulus dan hasilnya akan maksimal. Selama berwirausaha jangan asyik sendiri, sesekali coba amati pesaing bisnis. Jangan ragu berjejaring di banyak grup dan jangan malu promosi,” pungkas mahasiswa yang juga vlogger ini. (ata)

(Visited 500 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *