Pusat Karir ITN Malang dan PKSS menggelar Campus Hiring untuk alumni bisa bekerja di dunia perbankan. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)
itnmalangnews.id – Lulusan teknik selain bisa bekerja di pabrik atau proyek, juga bisa di perbankan. Hal ini dibuktikan dengan puluhan alumni Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) yang antusias mencoba peluang karir di dunia perbankan. Mereka mengikuti campus hiring kerja sama Pusat Karir ITN Malang dengan PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), di Ruang Sidang Pascasarjana, pada Selasa (12/05/2026). Para fresh graduate menjajal keberuntungan dan melihat seberapa luas peluang kerja di grup BRI.
Kepala Pusat Karir ITN Malang, Dr. Lila Ayu Ratna Winanda, ST., MT., menyebut ada sekitar 45 pendaftar yang ikut serta. Menariknya, meski ITN terkenal dengan Kampus Teknik dan Inovasi, sektor perbankan justru membuka pintu lebar-lebar.
“Sekarang banyak perbankan yang malah mencari lulusan teknik. Kapan lalu BNI juga buka loker dan terbuka juga untuk teknik. Karena ini untuk perbankan, jadi membuka untuk semua jurusan. Lulusan teknik sangat mungkin jadi frontliner atau posisi lainnya,” ujarnya. PKSS juga memang mencari tenaga teknis untuk ditempatkan di bidang yang relevan.
Pihak PKSS sendiri hadir bukan sekadar untuk mengetes, tapi juga berbagi ilmu. Wisnu Ari Pramudya, Relation Officer PKSS, bercerita bahwa kehadiran mereka di ITN berawal dari info rekan di Disnaker. Saat ini, posisi yang dibuka cukup beragam, mulai dari frontliner, petugas IT, administrasi, marketing, hingga jabatan baru seperti field collection.
“Kami tidak hanya wawancara, tapi lebih banyak sharing. Untuk teman-teman teknik yang mau ke perbankan, misalnya frontliner, kami memberi masukan bagaimana cara komunikasi frontliner. Kalau belum punya pengalaman kerja, ceritakan saja pengalaman organisasi atau prestasi saat kuliah, itu tetap bernilai,” kata Wisnu.
Salah satu pelamar, Conly Ariella Masangin, mengaku sangat terbantu dengan adanya campus hiring Pusat Karir seperti ini. Lulusan Teknik Informatika yang baru wisuda April 2026 kemarin ini memilih melamar sebagai frontliner.
“Waktu kuliah saya aktif jadi asisten lab, jadi sudah biasa ketemu dan komunikasi dengan banyak orang. Saya memang ingin mencoba hal baru di luar bidang teknik,” tutur Conly yang saat ini juga sedang mendalami sertifikasi desain UI/UX.
Baca juga: Campus Hiring Pusat Karir ITN Malang: Peluang Karir di Luar Pulau Menanti!
Cerita unik datang dari Tiara Davina, alumnus Teknik Industri angkatan 2022. Awalnya ia mengincar posisi frontliner, namun saat wawancara ia diarahkan ke bagian administrasi. “Mungkin karena tinggi badan saya kurang, jadi langsung disarankan ke admin. Tapi tidak apa-apa, karena waktu magang dulu saya juga di bagian administrasi, jadi masih nyambung,” ungkap Tiara yang sudah terbiasa kuliah sambil kerja part-time ini.
Tak hanya pelamar perempuan, Rian Firganugroho, lulusan Teknik Mesin angkatan 2020, juga ikut mengadu peruntungan. Berbekal pengalaman kerja di pabrik kulit dan kemampuan komunikasi yang baik, ia merasa percaya diri. “Saya orangnya ekstrovert, suka ketemu orang baru. Tadi pewawancara juga sempat menawarkan posisi collection. Intinya saya siap ditempatkan di mana saja di wilayah Jawa Timur,” pungkasnya.
Proses rekrutmen ini nantinya akan berlanjut ke tahap psikotes online yang fleksibel, sebelum akhirnya para kandidat terpilih dikirim untuk wawancara user di kantor cabang BRI. Bagi alumni ITN Malang, ini adalah bukti nyata bahwa gelar teknik adalah modal dasar yang fleksibel untuk berkarier di industri apa pun. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

