ITN MALANG NEWS.COM – Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dr.Ir.Lalu Mulyadi,MT, memastikan bahwa beberapa karya inovasi mahasiswa akan segera di patenkan. Pasalnya, banyak kreativitas mahasiswa ITN sangat mungkin untuk dikembangkan dan bahkan dijadikan ladang usaha. “Sejauh ini memang sering disebut-sebutkan peningkatan hak paten, itu memang sedang kami upayakan,” terang Lalu saat diwawancarai pasca pembukaan Launching Kreativitas Mahasiswa Teknik S-1 di aula ITN kampus I pada Senin (19/10) lalu.
Memang sejauh ada banyak karya inovasi mahasiswa ITN yang layak dipatenkan. Di antaranya: penggunaan ekstrak pegagan untuk anak autis, kecap dari limbah ikan,robot pemadam kebakaran, kapal laut tanpa awak, mesin chopper pemotong rumput menggunakan bio gas, dan mobil listrik. Beberapa karya ini dikembangkan oleh mahasiswa ITN dengan bimbingan para dosen.
Menurut Lalu, memang untuk mematenkan atau mendapatkan HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) atas karya inovasi mahasiswa tersebut tidak bisa serta merta atas nama temuan mahasiswa. Melainkan harus ada keterlibatan dosen dalam bentuk kerjasama penelitian. Baru kemudian bisa dilakukan pematenan. “Memang aturannya yang bisa memiliki hak paten adalah dosen, untuk itu perlu ada kolaborasi antara mahasiswa dan dosen,” ungkap pria asal Lombok tersebut.
Untuk itu, dia menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih membenahi keadaan dosen di ITN agar sesuai dengan aturan pamatenan tersebut. “Setelah dosen ini nanti beres, maka kami akan lakukan pematenan,” tukasnya. (her)

