Fitra Rani Klida Afiani, Wisudawan Terbaik ITN Malang 2018 Periode Ke-1

itnmalangnews.id – Senyum sumringah terpancar dari wajah Fitra Rani Klida Afiani saat ditemui di ruang sidang pascasarjana Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Kamis (8/3). Anak pasangan Sukari dan Wakidah tersebut dinyatakan sebagai wisudawan terbaik ITN Malang periode 59 dengan IPK 3.96. Tentu saja ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Lebih-lebih Fitra belajar sambil bekerja.

Fitra Rani Klida Afiani, Wisudawan TerbaikMenurut pengakuannya, sejak duduk dibangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dirinya sudah terbiasa belajar sambil bekerja. Saat ini dia bekerja jualan online. Hal ini dilakukan demi membiayai sekolah dan meringankan beban kedua orangtuanya. “Bapak saya seorang buruh, ibu saya ibu rumah tangga biasa, maka saya bekerja untuk turut membantu mereka,” terang dara kelahiran 9 April 1996 itu.

Begitupun saat dia berkesempatan masuk kuliah di ITN Malang di Jurusan Teknik Informatika S-1 dia nyambi bekerja di beberapa tempat. Di antaranya sebagai costumer service di Ayam Bebek Goreng Nelongso, Staf Administrasi di Dinas Pendidikan Kota Malang, dan IT Support di DNR Bazaar. “Pengalaman kerja ini membuat saya harus pandai membagi waktu dengan belajar,” lanjut lulusan SMKN 5 Malang tersebut.

Semangatnya yang tinggi untuk belajar membuat dia sempat mendapat beberapa penghargaan. Sebagai partisipan tim lolos tahap II Gemastik IX tahun 2016 dengan predikat LULU Smart Talking Pot. Juga sebagai partisipan tim PKM 5 Bidang yang lolos didanai Kemenristek Dikti tahun 2016. Beberapa keahlian teknis yang dikuasainya: Visual Basic, SQL Server, HTML, MySQL, Corel Draw, Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dan Microsoft Office.

Baca: Irwan Anggara, Wisudawan Terbaik Jago Membuat Aplikasi

Baca: Anak Tukang Krupuk Menjadi Wisudawan Terbaik Teknik Informatika ITN Malang

Adapun skripsi yang dibuat berupa applikasi Penerapan K-Means Clustering Untuk Mengetahui Varietas Padi Unggul Produksi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur. Melalui penelitian ini, Fitra berhasil membantu BPTP melakukan identifikasi jenis pagi unggul yang dapat didistribusikan ke beberapa daerah. “Sebetulnya di BPTP ada berbagai jenis padi unggul yang kalau didata dengan baik akan memudahkan mereka melakukan distribusi,” kata dia.

Pada aplikasi tersebut terpasang beberapa fitur di antaranya: Data Padi, Data Nilai, Hasil, Laporan, Data User, Riwayat, dan data distribusi. Semua fitur ini untuk memberikan informasi yang detail tentang jenis padi. “Aplikasi ini masih bisa dikembangkan lebih jauh, misalnya nanti diisi dengan gambar padinya juga,” pangkasnya. (her)

(Visited 324 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *