Eddy Kustriyanto: Pemerintah Terapkan Konsep Triple Helix dalam Pengembangan Kekuatan TNI

itnmalangnews.id – Upaya pemerintah untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan negara terus dilakukan, salah satunya dengan menerapkan konsep Triple Helix. Konsep ini memadukan tiga aktor penting pertahanan negara, yaitu industri, pemerintah dan perguruan tinggi. Dalam hal ini, Institut Teknologi Nasilonal (ITN) Malang sebagai institusi perguruan tinggi yang bergerak di bidang teknologi mempuyai andil penting guna mendorong majunya pertahanan keamanan bangsa.

Eddy-Kustriyanto-Pemerintah-Terapkan-Konsep-Triple-Helix-dalam-Pengembangan-Kekuatan-TNI

“Konsep ini sudah lama di terapkan di Negara Swedia. Negara kita juga sudah bekerjasama dengan Swedish Defence University (SEDU). Konsep ini sangat cocok diterapkan di negara kita untuk menjawab kepentingan pertahanan dan keamanan,” ujar Eddy Kustriyanto, ST.,MT., Wakil General Manager Divisi Munisi PT Pindad (Persero) Malang, kala memberikan kuliah tamu di kampus II ITN Malang, Kamis (25/10).

Eddy menjelaskan, Tahun 2012 lalu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menetapkan Undang-Undang (UU) No. 16 Tahun 2012 tentang industri pertahanan. UU tersebut mengkoordinasikan kebijakan nasional, baik dalam perencanaan, perumusan, pelaksanaan, kontrol produksi dan evaluasi kinerja industri pertahanan.

“Setidaknya ada 7 program strategis pengembangan Alpalhankam dengan penguasaan teknologi kunci, yaitu pengembangan teknologi Drone, Jet Fighter, Submarine, Propellan Industry, Medium Tank, Rocket/Missile, dan teknologi radar,” ujar lelaki kelahiran Sukun, Malang ini.

Baca juga: Dukung Zero Accident, HMTL D-3 Gelar Kuliah Tamu K-3 Kelistrikan

Sementara, PT Pindad (Persero) sendiri merupakan perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dalam bidang Alutsista (Alat Utama Sistem Persenjataan) dan produk komersial. Eddy menjelaskan, pihaknya merasa senang bisa hadir di kampus ITN yang mempunyai segudang teknologi dan meraih berbagai prestasi.

“Saya berharap acara ini bisa ditindaklanjuti oleh rekan-rekan ITN, entah dalam bentuk kerjasama seperti PKL, riset, study excursie dan sebagainya,” pungkas Eddy. (mus)

(Visited 235 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *