Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, ST, MT: Target ITN Malang Jurnal Internasional Bereputasi

itnmalangnews.id – Proyeksi meraih world class university pada 2035 membuat Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menyiapkan segala lini. Terutama di bidang penelitian dan karya ilmiah lainnya. Memang sejauh ini, kampus biru berhasil menaikkan kluster penelitiannya dari binaan ke utama. Namun tak membuat kampus beralamat di Jl. Sigura-gura ini berpuas diri. Salah satunya adalah dengan membekali para dosen terkait penelitian.

Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo,ST,MT Target ITN Malang Jurnal Internasional BereputasiMenurut Dr. Eng. Aryuanto Soetedja ST, MT salah satu lini penting menuju world class university adalah meningkatkan jumlah artikel yang terbit di jurnal internasional. Namun untuk masuk ke situ tidak mudah ada banyak teknik yang harus disiapkan mulai dari penggunaan bahasa Inggris dan konten penelitian yang bagus. “Target kita adalah Jurnal internasional bereputasi versi Dikti,” paparnya saat menjadi pembicara.

Dalam acara sosialisasi bertajuk Program Hibah Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat, Pengelolaan Jurnal OJS dan Unggah RPS itu, Aryuanto juga menjelaskan skema pendampingan atau pembimbingan penulisan artikel internasional. Antara pendampingan dan pembimbingan, imbuh dosen ITN Malang itu, adalah dua hal yang dibedakan.

Pembimbingan dapat dipahami sebagaimana layaknya saat bimbingan skripsi mahasiswa. Di mana yang menyediakan bahan dan melakukan penelitian adalah klien (orang yang dibimbing), sementara pembimbing hanya melakukan koreksi. Sementara dalam pendampingan lebih jauh terlibat dalam suatu artikel penelitian. Klien hanya menyerahkan bahan-bahan yang masih mentah, yang kemudian diolah oleh pendamping menjadi laporan penelitian. “Perbedaan penting lainnya adalah kalau pembimbing namanya tidak dicantumkan dalam artikel. Sementara pendamping dicantumkan namanya,” tuturnya.

Dan tak kalah pentingnya adalah soal bayaran bagi pembimbing dan pendamping. Pembimbing dapat fee lebih murah ketimbang pendamping. Sejauh ini pembimbing dibayar 2 juta rupiah, sementara pendamping 5 juta rupiah. (her)

(Visited 150 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *