BNN Kota Malang: Kasus Narkoba Mulai Merambah Kawasan Pesantren

itnmalangnews.id – Para pemangku pendidikan di pesantren dan pemerintah Kota Malang betul-betul harus waspada dengan Narkoba. Pasalnya, kasus penyalahgunaan narkoba mulai merambah dunia pesantren. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh AKBP. Ir. Bambang Sugiharto Msi, kepala BNN Kota Malang dalam acara PKKMB (Perkenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.

bnn-dalam-acara-pkkmb-itn-malang-2016Pria asal Pamekasan tersebut memaparkan peta kerawanan sejumlah indikasi kasus narkotika yang masuk ke sekolah Madrasah Tsanawiyah atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Malang. Dan terbanyak terjadi di kawasan Kecamatan Sukun. Berikut datanya: Lowokwaru mencapai 46 kasus, Klojen 102, Sukun 219, Blimbing 77, dan Kedungkandang 77. “Sejauh ini memang yang dianggap sulit dimasukin oleh pelaku penyalahgunaan narkotika adalah lembaga-lembaga yang nasionalismenya kuat atau lembaga-lembaga keagamaan macam pesantren. Tetapi belakangan sudah mulai menunjukkan beberapa kasus-kasunya,” terang pria yang juga alumni ITN Malang tersebut.

Adapun modus untuk memasukkan ke kalangan pesantren, menurut pria kelahiran 1996 melalui makanan yang dapat membuat para pelajar lebih tahan dalam belajar. Atau lebih tahan saat melakukan ibadah dan wiridan. “Jadi pelaku penyalahgunaan narkoba selalu punya cara untuk menciptakan ketergantungan pemuda pada obat terlarang tersebut,” tuturnya. (her)

(Visited 167 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *