Audio Video Mewarnai Presentasi Final Sayembara Desain Interior

itnmalangnews.id  –  Setelah menunjukkan kebolehannya dalam presentasi di hadapan juri, akhirnya Tim 5 berhasil menjadi jawara dalam “Sayembara Desain Interior Koridor Studio Arsitektur”, Kamis (2/6). Mengusung konsep Galeri Karya Arsitektur, tim yang beranggotakan Arfat Arif R., Filomena Dircia, Ma’arif Prananjaya mahasiswa semester dua ini, berhasil menyisihkan empat tim lainnya. Penilaian pemenang dilihat dari  tiga unsur desain : kreatif, inspiratif, dan interaktif. Salah satunya dijabarkan dengan desain minimalis, simpel, minim perawatan, mampu menampilkan identitas kampus arsitektur, dan mudah diterapkan dan diaplikasikan.

Audio Video Mewarnai Presentasi Final Sayembara Desain InteriorPutri Herlia Pramitasari, ST.MT., menjelaskan, desain interior menggunakan material low maintenance, mudah dicari di pasar, mudah dibentuk/diolah, clean materials, reduce, recycle, merupakan salah satu poin penilaian. “80% semua tim sudah sesuai yang diharapkan dari segi materi. Mereka yang baru semester dua sudah presentasi mengunakan audio video, padahal belum diajari,” puji Putri, juri dari dosen arsitektur.

Hampir semua presentasi menggunakan audio video, baik dari peserta semester dua sampai semester enam. Mereka membuat kagum tiga juri dari dosen arsitektur ITN, INHABITAT 98 dan dari praktisi. “Yang menjadi juara satu ini desain lebih fungsional. Konsep desain inspiratif dan interaktif sudah masuk meskipun spiritnya kurang. Kurang berani pula untuk bermain warna,” imbuh wanita 29 tahun ini di sela-sela rehat sebelum pengumuman pemenang.

Ketua INHABITAT 98 Akhmad Fatah Yasin, ST., menuturkan, Sayembara Desain Interior merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) INBAHITAT 98 untuk memfasilitasi mahasiswa. Ada cita-cita besar dari para alumni ITN Malang ini untuk ikut membantu meningkatkan kreatifitas dan akademisi jurusan di almamaternya. Menggandeng Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA), INHABITAT 98 mengadakan sayembara desain. “Suasana jurusan masih seperti dulu, maka dengan membangun koridor studio arsitektur adik-adik bisa ikut terlibat di dalamnya. Dengan kegiatan ini adik-adik akan terbiasa ikut sayembara,” ungkap Afys biasa disapa. Bagi pemenang lomba maka hasil desainnya akan diaplikasikan dalam membenahi koridor studio arsitektur, tentu saja dengan pendampingan. (sar)

(Visited 245 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *