Kajur D4 Teknik Otomotif Ranpur Poltekad, Letkol Arhanud Harnyoto, ST., MM., bersebelahan dengan Kaprodi Teknik Mesin S-1 ITN Malang, Dr. Eko Yohanes Setyawan, ST., MT., menutup kegiatan praktikum di Teknik Mesin S-1 ITN Malang. (Foto: Mita/Humas ITN Malang
itnmalangnews.id – Suasana di Prodi Teknik Mesin S-1 Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) beberapa waktu lalu terlihat berbeda dari biasanya. Sebanyak 25 personel TNI dari Prodi D4 Teknik Otomotif Ranpur Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Kota Batu melaksanakan Praktikum Performa Kendaraan di Laboratorium Motor Bakar ITN Malang. Kegiatan yang berlangsung dari Selasa, 10 Juni hingga Kamis, 26 Juni 2025 ini telah usai dan ditutup secara resmi pada Kamis (26/06/2025) lalu.
Kaprodi Teknik Mesin S-1 ITN Malang, Dr. Eko Yohanes Setyawan, ST., MT., menyampaikan rasa terima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin. Ia menjelaskan, ITN Malang memiliki total 15 laboratorium yang dapat dimanfaatkan bersama, termasuk untuk forensik engineering, axis, pemotongan bahan laser cutting, welding, pengujian gaya tarik, dan uji kekerasan.
Baca juga: Berkunjung ke Teknik Mesin S-1 ITN Malang, SMKN 1 Sindang Beri Motivasi Lanjut Kuliah ke Siswa
“Atas nama prodi kami berterima kasih kita sudah bisa berkolaborasi, harapannya tidak hanya kolaborasi laboratorium saja tapi bisa join riset. Sehingga ITN maupun Poltekad bisa berkembang bersama-sama,” ujarnya.
Sementara Kajur D4 Teknik Otomotif Ranpur Poltekad, Letkol Arhanud Harnyoto, ST., MM., juga menyampaikan apresiasi atas fasilitas yang diberikan ITN Malang. Menurutnya, praktikum di Teknik Mesin S-1 ITN Malang benar-benar membekali mahasiswa ketika nanti kembali ke kesatuan. Ia juga mempersilakan mahasiswa Poltekad untuk bertanya ke Teknik Mesin S-1 ITN Malang jika mengalami kesulitan dalam penyusunan tugas akhir.
“Terima kasih kami bisa praktikum di sini, sudah difasilitasi. Selama di sini bila ada kesalahan kami mohon dimaafkan. Yang paling akhir, semoga jalinan yang sudah terbangun ini bisa terjalin dari manapun. Karena ilmu tidak hanya didapat di Poltekad saja tapi bisa di mana saja,” ujar Letkol Harnyoto.
Di bawah bimbingan dosen Teknik Mesin S-1 ITN Malang, Adhy Ariyanto, ST., MT., dan Wahyu Panji Asmoro, ST., MT., para peserta yang sebagian besar berpangkat Sersan Kepala (Serka) ini fokus mempelajari performa kendaraan, emisi gas buang, konsumsi bahan bakar, dan kinerja motor bakar. Setiap hari, mereka aktif berpraktik di laboratorium, termasuk mengoperasikan alat seperti dinamometer untuk mengukur torsi, konsumsi bahan bakar, tekanan udara, dan emisi gas buang kendaraan.
Adhy Ariyanto menjelaskan, bukanlah kali pertama Teknik Mesin Poltekad Kota Batu melakukan aktivitas laboratorium di ITN Malang. Kerja sama “sharing laboratorium” ini telah terjalin sejak tahun 2003 silam, namun sempat terhenti beberapa waktu yang akhirnya terjalin kembali di tahun 2025.
“Alhamdulillah praktikum berjalan cukup lancar. Untuk penutupan praktikum ini diawali dengan pemaparan hasil yang didapatkan selama praktik performa kendaraan oleh para personel TNI. Mereka terbagi dalam kelompok-kelompok,” kata Adhy.
Serka Muhammad Akbar Sulfianuddin, salah satu mahasiswa Poltekad mengapresiasi penyampaian materi oleh dosen Teknik Mesin S-1 sangat mudah diterima. Ia juga menambahkan bahwa laboratorium Teknik Mesin S-1, ITN Malang memiliki fasilitas yang lengkap, sehingga sangat membantu memberikan ilmu dan pengalaman baru yang belum tersedia di Poltekad.
“Dosen ITN penyampaiannya mudah kami terima, tidak terlalu menggunakan bahasa-bahasa yang terlalu ilmiah. Bagi kami mungkin ada sedikit perbedaan antara bahasa militer dan akademik. Jadi kami mudah menangkapnya,” ungkapnya. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

